Aku Wanita…

WP_20140426_04220140607045112

Aku wanita. Tapi aku sulit menggambarkan sosok dari diriku sendiri. Kadang aku menyesal melakukan sesuatu hal yang aku sendiri tak mengerti untuk apa aku melakukannya. Aku mulai menerka-nerka jawaban atas ketidakjelasan yang aku lakukan, namun sepertinya tak pernah sampai pada sebuah jalan yang membuat otakku terbuka dan bisa mengambil sebuah kesimpulan bahwa diriku adalah aku dengan segala keakuanku.
Katanya “wanita itu sulit dimengerti”. Saya pikir statement tersebut bisa benar dan bisa salah. Bisa benar ketika seseorang tak mampu menjiwai setiap kondisi psikologis seorang wanita. Namun hal tersebut bisa juga tak benar, manakala seseorang sudah sampai pada suatu sifat yang orang sebut sensitif. Yah sensitif. Tapi yang menjadi pertanyaannya sekarang, apakah setiap orang harus memiliki sifat sensitif terlebih pada wanita? Jawabku, “Ya”. Karena sifat sensitif mengantarkan seseorang untuk lebih mudah mengetahui kondisi dan merasakan apa yang orang lain rasakan. Olehnya itu, tak heran jika kita kadang melihat wanita lebih cepat merasa khawatir ketika keluarga ataupun orang yang ia cintai mengalami sesuatu hal yang tidak menyenangkan.
Namun dibalik sifat kesensitifan wanita, ia juga butuh untuk dihargai dan diberi penjelasan. Dihargai karena keberadaannya, misalnya wanita tersebut mempunyai posisi sebagai istri, maka seorang suami yang notebennya sebagai pemimpin keluarga harus dapat menghargai keberadaannya sebagai istri dan ibu bagi anak-anaknya dengan memberikan kepercayaan penuh untuk dapat mengurusi rumah tangga dengan baik.
Selain itu, wanita juga selalu butuh penjelasan. Misalnya, ketika seorang pria menyukai seorang wanita, maka ia pun harus dapat memberikan kejelasan bahwa ia memang memang menyukainya dengan memberikan dukungan berupa perilaku yang nampak dari dalam diri pria tersebut dengan tidak mengumbar janji, melirik/memperhatikan wanita lain atau pun senang memberikan simbol-simbol. Simbol yang tak bermakna… 
Walaupun seorang wanita kadang tak mengerti akan dirinya namun ia selalu ingin dimengerti, dihargai keberadaannya, dan selalu butuh penjelasan. Itulah wanita dengan segala keakuannya….

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s