2 Hal yang Teremehkan..

index

Saya yakin, ketika teman-teman membaca judul di atas, yang timbul di benak kalian rasa penasaran akan 2 hal tersebut. Baiklah kalau begitu, saya akan mengungkapkan 2 hal tersebut. Yang pertama ialah meminta maaf dan yang kedua ialah terima kasih. kenapa kedua hal tersebut? yah, bagi saya meminta maaf dan berterima kasih adalah hal yang kadang kita remehkan. Padahal kedua hal tersebut sangat besar pengaruhnya bagi kehidupan sosial kita.

Kehidupan kita di dunia ini tentunya tak pernah terlepas dari interaksi sosial. Di mana dalam interaksi ini, mau tidak mau kita pasti akan berhubungan dengan manusia dengan berbagai macam karakteristik orang yang kita temui. Untuk memahami karakteristik setiap individu yang kita temui tentunya kita harus mampu tampil sebagai seseorang yang mampu menghargai identitas dan keberadaan orang lain.

Dalam berinteraksi dengan manusia, kita kadang kadang tak sadar melakukan hal yang dapat membuat orang lain tersinggung. Hal ini tentu sangat wajar dan tak bisa hilang dalam kehidupan kita. Olehnya itu, kita perlu meminta maaf kepada orang-orang yang telah kita buat hatinya tersinggung. Bahkan, bagi saya meminta maaf pun tak harus pada saat kita telah membuat orang lain tersinggung, tapi kapanpun kita perlu meminta maaf kepada oranng lain yang kita temui. Karena kita tak pernah tau hati –hati manusia. Yah mungkin saja ia pernah tersinggung dengan perilaku ataupun dengan kata-kata kita yang telah diucapkan.

Di dalam Islam istilah meminta maaf itu tak ada, yang ada hanyalah memaafkan. Sebagaimana terjemahan QS: 7 ayat 199:
Jadilah pemaaf dan suruhlah orang mengerjakan yang makruf, serta jangan pedulikan orang-orang yang bodoh.

Dilihat dari pemaknaannya meminta maaf dan memaafkan tentu sangat berbeda. Jika meminta maaf itu ialah meminta keridhoan terhadap seserorang agar di ampuni, sedangkan memaafkan ialah suatu sikap melapangkan dada atas perilaku orang lain tanpa pernah mengungkit-ungkit kesalahan orang lain.

Saya teringat dengan peristilahan orang-orang yang mengatakan bahwa meminta maaf itu gampang, yang sulit itu memaafkan. Yah, memang pada hakikatnya memaafkan itu memang sangat sulit. Tapi di sinilah letak keajaiban memaafkan. Di samping hati tercerahkan, diripun semakin bahagia. Jadi berusahalah menjadi sosok yang pemaaf dan jangan pernah remehkan ucapan maaf kepada orang lain. Walaupun orang lain sudah memaafkan kita.

Selain meminta maaf, ada satu hal yang kadang sering kita lupakan yakni berterima kasih. Sebagaiman arti hadis Rasulullah saw.:
Barang sispa yang berbuat baik kepada kalian, hendaknya kalian membalasnya. Jika tidak bisa membalasnya, doakan hingga kalian merasa bahwa kalian sudah bisa membalasnya. HR An-Nasai & Abu Daud

Islam mengajarkan kita untuk saling berbuat baik, menebar kasih sayang dan berterimah kasih adalah salah satu perwujudannya. Ucapan terima kasih dapat meningkatkan rasa syukur kepada Allah.
Jika ada seseorang yang memberikan kita hadiah atau siapapun yang berjasa dalam hidup kita, maka berterimah kasihlah.

Sebagaimana arti hadis Rasulullah yakni:
Barang siapa yang tidak berterimah kasih kepada manusia, dia tidak bersyukur. HR Abu Daud & At-Tirmidzi.

Moga Manfaat.. Sekian!

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s