Tangga Kehidupan

Saat aku mulai menapaki satu persatu anak tangga menuju ke tempat yang paling tinggi, aku terhenti, terdiam dan berbalik ke bawah, ternyata ada seseorang yang memanggilku untuk turun. Akupun memutuskan untuk turun, sampai kakiku menginjakkan anak tangga yang terakhir. Aku berhenti dan mulai menyadari bahwa aku sudah terlalu jauh dari tempat yang paling tinggi itu, aku lalu menangis, tapi orang yang telah memanggilku malah asyik menertawakanku. Aku gemetar dan mulai tersungkur. Beberapa saat kemudian, aku mulai bangkit dan berbalik arah untuk naik kembali ke anak tangga berikutnya dengan semangat yang menggebu-gebu..

Itulah makna hakiki kehidupan…

untuk menjadi sholeh/ah, butuh kerja keras dan konsisten terhadap apa yang diperpegangi…

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s