Poem

Pemutus Kenikmatan

every-soul-shall-taste-death

pernahkan anda membayangkan?
ketika jasad dan ruh tak lagi menyatu
ketika malaikat Israil datang mencabut nyawa
ketika kita pergi meninggalkan belahan jiwa kita
saat itu, adalah saat yang mengharukan
tetesan-tetesan air tumpah bak air hujan
kekecewaan dan marah adalah hal yang ditemui
sadarlah.. kematian pasti akan mengetuk pintu2 ruh kita
sadarlah.. bahwa dunia ini adalah tempat persinggahan
sadarlah.. bahwa akhirat adalah sebaik-baik tempat kembali
dan
ketika itu, berbahagialah karena engkau telah bertemu Rabbmu
ketika itu berbahagialah karena engka berkumpul bersama keluargamu
ketika itu, berbahagialah, kerena engkau telah bertemu dengan sahabt-sahabatmu..
bersiaplah..
kematian bukan untuk ditakuti tapi untuk dijadikan sahabat. Bersahabatlah dengan pemutus kenikmatan itu…

by. Nur Isra Ahmad, 12 november 2013

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s