*Aku dan Kesakitanku . . .

Hanya mampu terdiam di dalam kamar menatap langit-langit plafon. Berusaha untuk menghadap kiblatNya, apa daya badan pun lemah terkoyak dan tersungkur di atas sajadah sambil menangis menahan rasa sakit yang menggerogoti tubuh ini. Ingin kuteriak, tak ada yang mendengar, ingin kucerita tentang apa yang kurasa, tak ada yang bersedia. Berharap mendapat hiburan, hanya ocehan-ocehan yang menghantui telingaku, kepalaku rasanya tak mampu menanggung semua ocehan itu, dadakupun tak mampu melapangkan semuanya. Bahkan badanku pun sudah tak berpenghuni lagi. Saat ini hidupku berada pada satu titik yakni “JENUH”. Tak ada maksud untuk mengeluh atas dinamika hidup ini, tapi sepertinya aku ingin tidur sejenak dan berhenti memikirkan semua hal yang menyentuh kisahku.

January 2014.N.I.A_

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s